Sejarah Sekolah Terong Ungu
04.40 | Author: Dwikurnialfi

Tema : IT masuk kampong
Judul : Sejarah Sekolah Terong Ungu

Pada Zaman dahulu, tepatnya tahun 90an, terdapat sebuah desa bernama desa Ambruk ora Makmur. Seperti namanya desa ini penuh dengan ketidakmakmuran, desa ini dikenal juga dengan desa terong karena semua warganya adalah petani terong.
Suatu saat Kepala desa ini bingung,  banyak warga yang protes kepadanya karena warga desa tersebut merasa perhitungan panen terong yang dilakukan oleh kepala desa itu selalu salah, sehingga merugikan petani .

Pak KADES : “aduuh…puyeng ,jentiku 10 tok ..ditambah 10 jentik sikil …masa kon ngitung panenan terong semana akehe,bingung…binggung…”  (ngomong dewek)
Suatu hari datanglah 4 pelajar dari kota dengan penampilan modern bernama SITI, MIKONAH, AMIN dan KOMAR, mereka ingin meminta izin kepada kepala desa tersebut.
KOMAR : (tok tok tok) ”Assalamu’alaikum. .  .?”
Pak KADES : “Wa’alaikumsalam….Sinten?”
KOMAR : “kula …”
Pak KADES “kula SINTEN ?”
KOMAR : “KULANUWUN. . .” :D
Pak KADES : “Monggoh Mlebet”
(……….4 pelajar itupun masuk………….)

Pak KADES : ” Lungguh dek…..ono opo?”
SITI : “gini Pak, kami pelajar dari kota, ingin melakukan praktek kerja di desa ini selama 1 minggu ,apakah boleh kami praktek disini sekalian membatu tugas bapak?”
Pak KADES : “ooo…tentu boleh…”
AMIN : “kira-kira ada tugas / masalah yang belum terselesaikan Pak?”
Pak KADES : ” Nah…Kebetulan sekali mas, saya lagi ada masalah penghitungan panen terong, saya ini satu-satunya orang yang bisa ngitung terong di desa ini, tapi beberapa hari ini warga protes katanya saya selalu salah dalam menghitung terong sehingga mereka merugi,bisa ngitung ora ,PROTESS..…ya kan?”
AMIN :” Ohh…begitu….” (….salah satu pelajar mengeluarkan LAPTOP….)
Pak KADES : “LooOH…opo iki mas?”
KOMAR : “ iki leptop Pak, sangat berguna sekali untuk menghitung….leptop iki akeh gunane pak!, Contohe…..ngitung panenan, ngrungkokna musik.dll,blablabla..(improvisasi)”
Pak KADES : “Wihh…sangar iki mas….aku waraih yo?”
KOMAR : “iyo tenang wae..”
 Setelah beberapa saat para pelajar itupun pergi didampingi oleh Pak KADES.
( jeda )
Hari demi hari pun berlalu,Pak KADES pun mulai lancar menggunakan LAPTOP.
Pak KADES : “iki…..sing jenenge JOS!! Popoke alat niki mengatasi masalah tanpa masalah ,itungan terong pun lancar” (ngomong dewek)
Pelajar(semua) : “Assalamu’alaikum. . . ?”
Pak KADES : “Wa’alaikumsalam . . . eh!!(kaget)….,Monggoh monggoh. .. Mlebet …”
MIKONAH : “gini pak, kita kesini bermaksud untuk pamitan karena waktu prakteknya sudah selesai.”
Pak KADES : “Ohh …Begitu, maturnuwun sangget nggih…berkat ilmune mas-mas kalih mba-mba… desa ini bisa tambah maju,….monggoh kula anter…” (…..Pak kades keluar bersama Pelajar)
Akhirnya setelah beberapa hari para pelajar itu pulang ke tempat asalnya, desa itupun  semakin maju.//

…1 Hari berlalu, 1 bulan berlalu, 1 tahun pun berlalu…desa itupun tetap semakin maju hingga akhirnya telahirlah satu-satunya sekolah TI di desa tersebut ,dengan menggunakan terong warna ungu sebagai Cat Temboknya bernama. . . STIMIK AMIKOM,
KENAPA STIMIK AMIKOM? karena merupakan kepanjangan dari  4 nama pelajar yang pernah datang dan membawa perubahan di desa tersebut.
kata STI berasal dari nama SITI, kata MIK berasal dari nama MIKONAH, AMI berasal dari nama AMIN dan KOM berasal dari nama KOMAR dan karena wilayah desa Terong di Purwokerto jadilah …
STIMIK AMIKOM PURWOKERTO…:D
dan akhirny Bersuka rialah seluruh penduduk desa
Selesai .J
# Idea from Alfi + Anik
This entry was posted on 04.40 and is filed under , , , , , , , , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: